Jumat, 23 Maret 2012

PARTIKEL で

Partikel selanjutnya yang menarik untuk kita bahas adalah partikel dan partikel . Permasalahan yang sering kita hadapi adalah pada saat menggunakan salah satu pertikel tersebut, biasanya tertukar. Namun jika dengan mencermati lagi dasar penggunaan dari partikel tersebut, maka kita tidak akan melakukan kesalahan lagi.

Maka dari itu, saya akan berusaha menjelaskan tentang pemakaian serta perbedaan antara partikel dan , sehingga bisa lebih memahami masing-masing partikel.

" Particle is placed after a noun of location, indicates it is where an action takes/took place. It is static. Note that the particles or indicate the direction of the action." A Dictionary of Japanese Particles Sue A. Kawashima

Pada dasarnya partikel diletakkan atau digunakan setelah kata benda tempat, yang menunjukkan dimana sebuah tindakan berlangsung. Tindakan yang dimaksud adalah tindakan yang statis. Statis dalam konteks ini bukan berarti diam tidak melakukan apa-apa. Untuk memahami kata "statis" ini, nanti kita akan mencoba membandingannya dengan partikel yang mempunyai konteks yang berlawanan dari statis, yakni "dinamis".

Coba perhatikan contoh kalimat dibawah ini dan bandingkan.

学校で勉強する。"belajar di sekolah"

学校に行く。"pergi ke sekolah"

Pada kata kerja 行く, partikel yang digunakan adalah . Namun pada kalimat diatas tidak menunjukkan makna tempat terjadinya suatu aksi, melainkan arah dari aksi pada kata kerja. Dan partikel bisa menggantikan partikel , jadi bisa diartikan "ke".

Kemudian apa perbedaan dua kalimat dibawah ini.

事務所で電話をかける。"(sedang) menelpon di kantor"

事務所に電話をかける。" (sedang) menelpon ke kantor"

Mungkin yang membuat kita bingung dalam menggunakan partikel , adalah penggunaan partikel pada pola "keberadaan" sesuatu.

KB tempat+ に+KB+が+ある/いる。

Pada pola tersebut digunakan partikel yang bisa di artikan "di". Karena mempunyai arti yang sama ini lah yang terkadang membuat kita bingung. Namun mari kita simak apa perbedaan dari dua partikel tersebut, meskipun mempunyai makna "di".

Berikut ini pemakaian yang sering kita jumpai.

1. Digunakan pada kata benda tempat yang menunjukkan tempat suatu aksi terjadi/ dilakukan.

Pada konteks ini, hati-hati tertukar dengan penggunaan partikel , karena dalam bahasa Indonesia, sama-sama mempunyai makna di. Yang perlu kita cermati dalam hal ini adalah kata kerja yang ada. Tidak semua kata kerja menggunakan dalam menerangkan tempat .

あの木の下でお弁当を食べる。"makan bento di bawah pohon itu"

教室で勉強する。"belajar di kelas"

Sekarang coba bandingkan dengan kalimat dibawah ini.

壁に絵がかけてある。"lukisan(itu) tergantung di dinding"

田舎に住む。"tinggal di kampung"

Dari contoh kalimat diatas, ada perbedaan konteks yang terjadi meskipun maknanya sama-sama "di". Dari kata kerjanya, saya sempat menyimpulkan bahwa penggunaan dan tergantung apakah kata kerja transitif atau kah intransitif. Tapi pada saat kita perhatikan kalimat dibawah ini.

工場で働く。"kerja di pabrik"

壁に絵をかける。"(saya)menggantung lukisan di dinding"

"働く"meskipun kata kerja intransitif yang tidak memerlukan objek langsung, namun partikel yang digunakan adalah . Sedangkan pada kata kerja "かける"(menggantung) meskipun termasuk kata kerja transitif, tapi menggunakan partikel

Dengan memperhatikan kalimat diatas terlihat bahwa penggunaan partikel /bukan tergantung dari jenis kata kerjanya, apakah transitif atau intransitif. Namun tergantung konteks dari kata kerja. Kalau dicermati kata "働く" adalah kata kerja yang mempunyai aksi. Jika ada kata benda tempat di ikuti partikel maka kata benda tempat tersebut yang menunjukkan tempat berlangsungnya aksi dari kata kerja yakni "働く". Sedangkan partikel pada kata benda tempat "" tidaklah menunjukkan tempat terjadinya aksi dari kata kerja "かける" namun menunjukkan tempat kata benda tersebut "BERADA" akibat aksi dari kata kerja "かける".

Maka jika kita pelajari tentang partikel ni, partikel tersebut cenderung menerangkan tentang keberadaan sesuatu. Perhatikan kalimat ini.

私の部屋で壁に絵をかける。"saya (sedang) menggantungkan lukisan pada dinding di kamar saya"

Apa perbedaan partikel dan pada kalimat diatas?

Menurut analisa saya, pada kalimat di atas menunjukkan tempat aksi dari "menggantung" sedangkan menunjukkan "keberadaan" lukisan. Jadi partikel diatas lebih tepat jika di artikan "pada".

Berbeda bukan?

Untuk lebih jelas lagi tentang partikel に、akan saya bahas pada artikel selanjutnya.

2. Menunjukkan Superlatif.

皆の中で木村さんが一番速く走る。"diantara semua, Kimura yang paling kencang berlari"

スポツでどちらが一番すきですか?"(diantara) olahraga, apa yang paling (anda) suka?"

dalam kalimat ini menunjukkan cakupan yang luas pada kata benda. Biasanya diletakkan setelah KB++, namun sering juga tanpa +dan hanya ditulis KB+. Kata benda yang biasa dipakai adalah kata benda yang mempunyai cakupan yang lebih luas yang mencakup kata benda yang lebih khusus. Misal pada contoh kalimat diatas, kata "皆"mempunyai cakupan yang luas yang terdiri dari banyak orang didalamnya. Begitu juga dengan "スポツ" mempunyai cakupan yang luas misalnya sepak bola, renang, athletik dll.

3. Menunjukkan waktu ketika sebuah aksi atau proses terjadi atau akan terjadi.

a. Menunjukkan periode waktu ketika sesuatu terjadi.
1940年代ではこんな歌がはやったそうだ。"lagu ini terkenal pada tahun 1940 an"
b. Menunjukkan umur seseorang.
彼は50歳で退職した。"dia pensiun pada umur 50 tahun"
c. Menunjukkan batas waktu sebuah aksi atau kejadian.
この仕事は30分でできますか。"bisakah (anda) melakukan pekerjaan ini dengan (waktu) 30 menit?"
もう二週間で夏休みになるよ。"sebentar lagi liburan musim panas selama 2 minggu "

Konteks yang hampir sama dengan penggunaan partikel de diatas terdapat pada penggunaan partikel ni. Untuk memahaminya kita coba bandingkan.

一日でこの仕事は終わりました。"pekerjaan ini selesai dalam sehari"

一日に二回歯を磨きます。"dalam sehari, (saya) menggosok gigi dua kali"

Meskipun dua kalimat diatas mempunyai makna yang sama dalam bahasa Indonesia "dalam", namun hati-hati dalam penggunaannya. Perhatikan perbedaan penggunaannya pada kalimat diatas.

Pada kalimat pertama partikel de menunjukkan periode waktu dari sebuah proses yang terjadi. sedangkan kalimat kedua menunjukkan periode waktu ketika intensitas suatu aksi terjadi. Jadi intinya, jika ditandai dengan partikel de, maka aksi itu memang terjadi selama kurun waktu yang disebutkan, misal 30分でmaka aksi tersebut memang terjadi selama 30 menit, namun jika 30分にmaka ada inensitas aksi yang terjadi pada kurun waktu itu, atau sebuah aksi terjadi pada kurun waktu tersebut, jadi bukan berarti aksi benar-benar terjadi selama 30 menit.

Perhatikan kalimat dibawah ini.

一日に一時間で電気がつきます。"selama sehari lampu menyala selama satu jam"

Mungkin dengan kalimat diatas, akan jelas perbedaannya.

4. Jika diletakkan setelah KB maka menunjukkan alat atau cara dalam melakukan aksi dari kata kerja.

学校へ自転車で行きます。"(saya)pergi ke sekolah dengan (naik) sepeda."

鉛筆で書いてください。"tulislah dengan (menggunakan) pensil"

日本語で話さなければならない。"harus berbicara dengan bahasa jepang"

Pada kalimat pertama, kata yang didalam kurung adalah makna yang sepadan dalam bahasa Indonesia. Meskipun dalam bahasa Jepangnya tidak ada kata のる(naik) atau つかう(menggunakan,namun dalam makna bahasa Indonesia ada nuansa tersebut yang diwakili dengan partikel .

Penggunaan partikel dalam pola kalimat diatas mungkin tidak terlalu bermasalah. Namun saya pernah terkecoh pada saat menemui kata kerja "翻訳する"yang artinya menerjemahkan. Pertama kali saya menemui kata kerja tersebut, saya pikir menggunakan partikel seperti pada contoh kalimat diatas. Setelah diperhatikan lagi, partikel yang tepat adalah . Mungkin dari arti saja sudah jelas, "menerjemahkan ke dalam bahasa ....". Jika yang dipakai partikel maka akan menjadi "menerjemahkan dengan bahasa...". Sehingga kalimat yang tepat adalah "日本語に翻訳してください"yang artinya "terjemahkan ke dalam bahasa jepang!

5. Digunakan untuk memberikan harga sesuatu.

このパソコンは10万円で買いました。"komputer ini (saya) beli dengan (harga) 100.000 yen".

バリへはいくらで行けますか。"berapa(harga untuk) bisa pergi ke Bali ?"

6. Digunakan untuk menunjukkan waktu atau kuantitas yang membuat kesatuan unit.

私は時間でアルバイトしている。"saya bekerja paruh waktu dengan (dibayar) per jam"

そのみかんは3つで100円です。"3 buah jeruk itu (seharga) 100 yen."

Kalimat diatas mempunyai makna yang berbeda dengan penggunaan partikel pada poin no.4. Meskipun sama-sama mengikuti KB waktu namun ada perbedaan. Mungkin perbedaan tersebut bisa kita lihat seperti dibawah ini.

時間でアルバイトして、一時間で千円を払ってもらう。もし一日に5時間でアルバイトするなら、毎日5千円をもらう。
"dengan kerja paruh waktu per jam, selama satu jam (saya) dibayar seribu yen. kalau dalam sehari (saya) bekerja paruh waktu selama 5jam, setiap hari (saya) mendapatkan 5 ribu yen."

Baca sekali lagi dan resapi perbedaannya.

7. Menunjukkan komposisi dari sebuah objek/ benda.

昔、日本の家は木で作られました。"jaman dulu, rumah di jepang terbuat dari kayu"

Selain bisa juga menggunakan から. Tapi ada sedikit perbedaan yakni jika menggunakan maka unsur penyusunnya masih bisa terlihat atau hanya berubah bentuk. Sedangkan から maka unsur awalnya seluruhnya berubah. Misalkan contoh diatas, maka kayu bahan dasar dari rumah masih terlihat jelas. Contoh kalimat yang menggunakan から misalnya:

ビールは麦から作られる。"bir terbuat dari gandum"

Pada kalimat diatas, unsur asal yakni gandum (padat) telah berubah bentuk dan zatnya, menjadi bir (cair). Sehingga partikelyang tepat digunakan adalah から.

8. Menunjukkan cara dari sebuah aksi, atau kondisi pada saat aksi terjadi.

大きい声で話してください。"berbicaralah dengan suara yang besar"

急いで出かける。"pergi dengan terburu-buru"

Dalam konteks ini juga bisa menggunakan verba bentuk ~て.

歩いて学校へ行く。"pergi ke sekolah dengan jalan kaki"

辞書を引いて調べましょう。"dengan membuka kamus, mari (kita) periksa."

Catatan: "membuka/melihat kamus" kata kerja yang dipakai bukan 開けるmaupun見る,tapi 引く

9. Menunjukkan alasan atau motif dari sebuah kejadian atau peristiwa.

僕は風邪で学校を休みました。"karena masuk angin saya tidak masuk sekolah"

大きい地震でビルがたくさん倒れてしまった。"karena gempa besar banyak gedung roboh"

10. Menunjukkan sumber dari sebuah informasi atau dasar dari sebuah kondisi.

新聞の天気予報で見ると今日は曇りだそうだ。"kalau berdasarkan ramalan cuaca dari koran, hari ini katanya akan mendung"

Partikel pada kalimat diatas bukan berarti "di" meskipun ada kata kerja 見る. Dan tidak bisa menggunakan partikel meskipun kata kerja 見る adalah kata kerja transitif yang bisa saja kata benda sebelumnya dijadikan objek. Namun pada kalimat diatas, "新聞の天気予報"dimaksudkan sebagai sumber informasi yang mengatakan bahwa "hari ini akan hujan" bukan sebagai objek dari 見る yang bisa saja di tandai dengan partikel .Contoh yang lain seperti kalimat dibawah ini.

あなたの時計で今何時ですか。"menurut jam tangan kamu, sekarang jam berapa?"

あなたが悲しんでいるのは顔色でわかる。"(saya) tahu (kalau) kamu sedang sedih dari raut wajah (kamu).

11. Menunjukkan dasar dari sebuah penilaian.

みかんの値段は大きさで違います。"harga jeruk, berbeda berdasarkan besarnya"

Selain penggunaan diatas, partikel masih mempunyai fungsi yang lain.

a. Sebagai konjugasi pada kata benda atau kata sifat .
これはりんごで、それはみかです。"ini apel, dan itu jeruk"
あの部屋は静かできれいです。"kamar itu tenang, dan rapi"
b. Digunakan pada kalimat dibawah ini.
あのレストランはお客様でいっぱいです。"restoran itu penuh dengan pengunjung"
c. これで失礼します。また来週。
Maaf, cukup sekian. Sampai jumpa minggu depan"

Dan masih banyak lagi penggunaan yang belum saya ketahui. Namun secara umum yang sering digunakan adalah seperti yang saya jelaskan diatas.



*source: "A Dictionary of Japanese Particles" Sue A. Kawashima
"The Prepatory Course for JLPT" Setsuko Matsumoto.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar