Minggu, 01 April 2012

PARTIKEL に (1)

Partikel yang akan saya sampaikan kali ini adalah partikel に. Seperti yang saya jelaskan sebelumnya bahwa sering kali penggunaan partikel に dan partikel で tertukar. Hal itu terjadi karena kita belum menguasai apa sebenarnya dasar dari partikel tersebut. Misalnya pada saat menunjukkan tempat, biasanya kita akan berpikir apakah harus menggunakan partikel で atau partikel に.

Awalnya saya juga tidak bisa membedakan kedua partikel tersebut berkenaan dengan kata benda tempat yang mengikutinya. Namun jawaban tersebut sangat jelas jika kita baca di dalam buku "A Dictionary of Japanese Particles" karangan Sue A. Kawashima. Demikianlah uraian tentang penjelasan partikel に dalam buku terebut.

"Precedes verbs which indicates the existence of people or things in a certain place, or which show direction, movement or action. In the latter case, it is interchangeable with particle へ"

Mengikuti kata kerja yang menunjukkan keberadaan orang atau benda pada tempat yang pasti, atau kata kerja yang menunjukkan arah, gerakan, atau aksi. Biasanya bisa saling menggantikan dengan partikel へ.

Dari penjelasan diatas, bisa terlihat batasan dari partikel に ketika diletakkan setelah kata benda tempat, yakni "indicates the existennce of people or things" mengindikasikan KEBERADAAN ORANG ATAU BENDA. Hal inilah yang penting untuk kita perhatikan ketika kita masih mengalami kesulitan pada saat akan menggunakan pada kata benda tempat. Kita coba menganalisa kalimat dibawah ini.

椅子(  )座った。"(saya) tadi Duduk disini"

あの人はあそこ(  )立っている。"orang itu berdiri disana"

Menurut anda, partikel apa yang tepat untu melengkapi kaimat diatas? Ya benar sekali, partikel に. Namun apa yang terjadi jika kita menemui kata kerja baru yang serupa konteksnya.

ここ(  )4時から横たわる。"(saya) berbaring disini sejak jam 4 sore"

皿(  )ご飯を残した。"(saya) menyisakan nasi dipiring"

Mungkin kita akan berhenti sejenak dan berpikir partikel apa yang harus kita gunakan jika menemui kalimat dengan kata kerja seperti contoh kalimat diatas.

Ketika kita menemui kasus seperti diatas, yang perlu kita perhatikan adalah kata kerjanya.

Ada dua trik yang bisa membedakan penggunaan partikel ini.

1. Perhatikan kata kerjanya dan kata benda tempatnya, dan hubungan dari kata kerja dan kata benda tempat tersebut.

Contoh :

壁に絵を貼っています。
"menggantung lukisan di dinding"

bedakan dengan

 部屋で絵を貼っています。
"menggantung lukisan dikamar"

perhatikan kalimat pertama, kata benda tempat yang diikuti partikel NI, merujuk pada KATA BENDA nya yakni LUKISAN. Sedangkan kalimat kedua, kata benda tempat yang diikuti partikel DE merujuk pada KATA KERJA nya yakni MENGGANTUNG yang berarti tempat aksi dari kata kerja tersebut.

BEDA BUKAN?


Kata kerja lain yang bisa di tandai dengan partikel に pada kata benda tempat yang menyertainya,dan bukannya partikel で adalah kata kerja 暮らす(kurasu),残る(nokoru),勤める(tsutomeru),浮かぶ(ukabu),横たわる(yokotawaru),泊まる(tomaru), 住む(sumu),dll

Berikut ini penggunaan partikel に yang sering kita jumpai.

1. Diletakkan pada kata benda atau nomina yang menunjukkan kata benda atau nomina tersebut adalah tempat dari sujek berada.

机の上に本がある。"diatas meja ada buku"

BEKASI に住む。"saya tinggal di bekasi"

あの池に魚がたくさんいる。"ada banyak ikan di dalam kolam itu"

壁にかいている絵はきれいですね。"lukisan yang ada tergantung di dinding itu cantik ya"

道に雪がたくさん残っているんだ。"di jalan banyak sekali salju yang masih tersisa"

Pada konteks ini, berhati-hatilah jangan sampai tertukar dengan partikel で seperti yang telah saya jelaskan diatas.

2. Diletakkan setelah kata benda yang menunjukkan arah atau tujuan dari sebuah aksi.

Biasanya sering kita temui pada kata kerja やる/あげる/さしあげる"memberi"(kepada orang),もらう/いただく"menerima", dan くれる/くださる"memberikan" (kepada saya).
Contoh:

私は母に花をあげる。"saya memeberi bunga untuk ibu"

先生にケーキをいただく。"(saya) mendapat kue dari guru"

田中さんはいい本をくれた。"tanaka memberi (kepada saya) sebuah buku bagus"

Dalam konteks ini partikel に bisa diartikan "kepada/pada/untuk, dari" tergantung arah dari aksi kata kerjanya. Karena menunjukkan "arah" dari sebuah aksi yang terjadi, partikel に juga bisa saling menggantikan dengan partikel から atau

からお金をもらう。"mendapat uang dari ibu"

恋人へ花をあげる。"memberi bunga untuk pacar"

Namun jika target yang dituju adalah selain orang, misalnya lembaga atau institusi maka yang sering digunakan adalah から .

銀行からおかねを借りる。"meminjam uang dari bank"

Selain dalam konteks memberi dan menerima, banyak lagi kata kerja yang biasanya menggunakan partikel に sebagai arah aksi kata kerja tersebut. 

母に手紙を書く。"menulis surat untuk ibu"

病院に行く。"pergi ke rumah sakit"

会社に出かける。"pergi ke kantor"

太陽は西に沈む。"matahari tenggelam di timur"

Partikel に diatas bisa juga diganti dengan から maupun へ.

3. Diletakkan setelah sebuah kondisi atau keadaan yang abstrak yang menunjukkan bahwa aksi ditentukan oleh sebuah kata kerja yang dihubungkan, yang menuju pada keadaan tersebut.

Untuk memahami maksud tersebut, langsung kita ambil contoh dari beberapa kalimat.

あした、スキーに行きませんか。"bagaimana (kalau) besok pergi (bermain) ski?"

午後会議に出る。"siang(ini, saya) mengahadiri rapat"

Jika kita lihat pada kalimat pertama, polanya hampir mirip dengan pola 食べに行く。"pergi untuk makan". Sebenarnya dari arti memang sama yakni "melakukan sesuatu untuk ~", hanya saja perbedaannya adalah kata sebelum に. Pada pola kalimat diatas, kata sebelum に adalah kata benda(スキー、会議). Namun tidak semua kata benda bisa dipakai dalam pola seperti diatas. Kata benda yang bisa dipakai adalah kata benda yang menunjukkan aksi atau sebuah keadaan, misalnya 仕事(kerja)会議(rapat)スキー(ski)スポツ(olahraga),dll. Sedangkan pada pola KK-masu(masu dihilangkan)+に+行く/来る/帰る,kata yang digunakan adalah kata kerja bentuk ~masu (masu yang dihilangkan) sehingga menjadi frase kata benda. Hanya saja bedanya adalah kata benda tersebut terbentuk dari kata kerja, sedangkan seperti shigoto,skii,supotsu,dll pada dasarnya adalah kata benda.

Pada kalimat kedua, mungkin kita akan berpikir, "kenapa kata kerja 出る menggunakan partikel に? Bukankah biasanya menggunakan ?". Saya  pun juga pernah berpikir seperti itu, namun pola に+出る mempunyai makna "hadir/ikut serta/partisipasi". Jadi hati-hati jangan samakan dengan partikel に pada konteks "keluar/masuk".

Perhatikan lagi contoh kalimat di bawah ini.

田中さんは政界入った。"tuan Tanaka masuk ke dunia politik"

彼らは恋落ちた。"mereka jatuh cinta"

Ingat, tidak semua partikel に menunjukkan makna "keluar/masuk". Meskipun kalimat pertama menggunakan kata 入る, namun konteks kalimat ini bukan seperti pada "喫茶店に入る". Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa aksi dari kata kerja dihubungkan dengan keadaan yang disebutkan. Jadi hampir sama dengan "会議に出る". Begitu pula berlaku pada kalimat kedua.
Jika masih belum bisa paham perbedaannya, mari kita bandingkan lagi. 

喫茶店に入る。

政界に入る。

Perhatikan kata sebelum に. Kalimat pertama "喫茶店" adalah kata benda, pada kalimat kedua "政界" juga kata benda. Tapi perhatikan perbedaannya, "喫茶店" atau kata benda seperti rumah,sekolah,restoran dll, yang jika diikuti partikel に dan ada kata kerja 入る, maka kalimat tersebut mempunyai konteks "masuk ke (dalam)" yang lawannya を出る yang artinya "keluar dari~". Kemudian pada kalimat kedua, kata sebelum に adalah "政界". Meskipun sama-sama kata benda, namun tidak bisa di gunakan untuk konteks "keluar/masuk". Sama halnya dengan kata "会議". Meskipun dalam bahasa Indonesia kata kaigi dan seikai bisa saja mempunyai konteks keluar/masuk, namun berbeda dengan bahasa Jepang. Dalam bahasa Jepang kata kaigi atau seikai bisa dikatakan sebagai kata benda yang mempunyai aksi. Sedangkan yang bisa ditandai dengan partikel に/を adalah sesuatu yang memang mempunyai "gate" yang bisa digunakan "keluar/masuk". Hal ini juga berlaku untuk sesuatu yang abstrak. Misal 学校に入学する/学校を卒業する
Dari situlah mungkin kita bisa membedakan makna pada saat に digunakan.

4. Digunakan pada pola になる/ に変わる yang menunjukkan perubahan dari sebuah kondisi atau keadaan.

Kondisi yang dimaksudkan adalah kata benda sebelum に.

僕は先生になりたいです。"saya ingin menjadi guru"

今、あの店は本屋にかわった。"sekarang toko itu berubah menjadi toko buku"

Kondisi yang yang ingin dicapai adalah "menjadi sensei". Karena pada kenyataannya mungkin saat ini pembicara adalah seorang gakusei atau yang lain. Kondisi saat ini toko telah menjadi/berubah menjadi toko buku. Karena sebelumnya, toko itu bukan toko buku.
Selain kata benda, kata kerja なる juga bisa di ikuti oleh kata sifat い/な. Jika kata sifat -い  diikuti kata kerja なる, huruf い terakhir dihilangkan +く. Maknanya juga sama yakni "menjadi ~(kata sifat)".

寒くなる。"menjadi dingin"

難しくなる。"menjadi susah"

Untuk kata sifat な sama seperti pada kata benda, kata sifat な(な hilang)+に+なる.

暇になる。"menjadi luang(waktu)"

きれいになる。"menjadi cantik"

5. Menunjukkan waktu dari sebuah aksi terjadi/berlangsung.

毎日8時ごろ学校へ行く。"setiap hari (saya) berangkat ke sekolah kira-kira jam 8"

子供の時によくあの公園を散歩した。"pada saat (saya masih) anak-anak sering jalan-jalan di taman itu "

6. Menunjukkan ratio, proporsi, frekuensi, atau interval dari waktu atau ruang.

一日に2回歯を磨く。"dalam sehari (saya) menggosok gigi dua kali"

この電車は5分おきに来る。"kereta ini, datang setiap 5 menit"

この写真のサイズは縦8センチに横13センチです。"ukuran poto ini 8x13 cm"

Pada kalimat pertama partikel に menunjukkan interval waktu sebagai batasan dimana di dalamnya terdapat aksi yang terjadi berulang. Jadi に hanya menunjukkan batasan waktu bahwa "dalam" satu hari menggosok gigi sebanyak 2x. Beda dengan partikel , yang memang menunjukkan lamanya suatu aksi terjadi. Bedakan kalimat dibawah ini.

一日3回食べる。"dalam satu hari (saya) makan 3 kali"

一日休む。"(saya) beristirahat selama 1 hari"

7. Menunjukkan bahwa seseorang terlibat atau terpengaruh oleh sebuah aksi atau kondisi.

私は寒さに震えた。"saya (karena) dinginnya gemetar"

彼は高熱に苦しんだ。"dia (karena) panas yang tinggi menderita"

Jika diperhatikan lagi, pola diatas hampir sama dengan penggunaan partikel で yang menunjukkan sebab-akibat.

寒さで震えた。"gemetar karena dingin"

高熱で苦しんだ。"menderita karena demam tinggi"

Perhatikan kalimat berikut.

私たちはエレクトロニクスの研究に取り組んでいる"kami bekerja pada penelitian elektronik"

Pada kalimat diatas menunjukkan keterlibatan seseorang pada aktifitas/kondisi yang di tandai dengan partikel に yakni "エレクトロニクスの研究

8. Menunjukkan maksud atau tujuan dari sebuah aksi.

Biasanya dalam bahasa Indonesia diartikan "sebagai/untuk".

お土産にお菓子を買った。"membeli kue sebagai oleh-oleh"

おじいちゃんからお年だまに二千円をもらった。"(saya) uang 2 ribu yendari kakek sebagai uang akhir tahun"

9. Diletakkan setelah kata benda, menyebutkan beberapa kata benda.

Bisa saling menggantikan dengan partikel と.

僕はてんぷらおやこどんがいいです。

私の家族は父私の4人です。

Selain itu juga bisa menggunakan partikel や. Namun jika menggunakan partikel や maka benda yang disebutkan hanyalah perwakilan dan pasti ada benda yang lain. sedangkan と dan ni menyebutkan semua kata bendanya satu persatu. Selain や ada juga toka untuk menyebutkan tidak semua barang yang ada. Dan biasanya digunakan kata "など" yang artinya "dan lain-lain"

10. Menunjukkan rasa hormat pembicara kepada orang yang dijadikan topiknya.

ご主人様にもお元気でいらっしゃることと思います。"(saya) harap suami (anda) juga sehat"

首相には来月アメリカを訪問されるそうです。"Perdana Mentri katanya akan mengunjungi amerika bulan depan"

Meskipun sebelum partikel に adalah kata benda orang, partikel 二tersebut tidak bisa diartikan "kepada" ataupun "dari". Namun dalam konteks ini, partikel に dimaksudkan untuk menghormati seseorang yang sedang dibicarakan. Dalam kalimat diatas "suami" dan "perdana menteri" diposisikan sebagai orang yang dihormati bagi pembicara. Meskipun tanpa partikel に juga tidak masalah.

11. Diletakkan setelah kata kerja.

Biasanya digunakan bersamaan dengan kata kerja 行く、来る、帰る dan kata kerja yang berhubungan, seperti 向かう、出発する、戻る dll. Dalam konteks ini mempunyai arti "pergi/datang/pulang untuk melakukan sesuatu"

スパーへ肉を買いに行く。"(saya)pergi untuk membeli daging ke supermarket"

空港へ友達を迎えに行く。"(saya)pergi untuk menjemput teman ke bendara"

Catatan: mungkin terkadang kita bisa saja mengartikan "pergi membeli daging di supermarket". Tapi perhatikan lagi, kata kerja yang utama adalah kata kerja yang terakhir yakni "pergi" sehingga kata benda tempat itu tidak bisa di tandai dengan partikel  で ,melainkan へ. Begitu pula jika menggunakan kata kerja yang lain seperti 来る ,帰る ,届ける , dll.

Selain itu,partikel に juga digunakan pada pola kata kerja yang diulang. Pola ini mengandung arti bahwa "aksi" tersebut benar-benar hebat atau berlebihan.
今は待ちに待った遠足の日だ。"hari ini adalah hari tour yang (saya)tunggu-tunggu"

その知らせを聞いて彼は泣きに泣いた。"karena mendengar berita itu, di mengangis dan terus menangis"

(bersambung...)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar